Senin, 29 Juni 2015

SEO (Search Engine Optimization)

Apa itu SEO?

SEO adalah Searh Engine Optimization ("pengoptimalan mesin telusur") yang digunakan untuk mengoptimalkan sebuah situs agar mudah ditemukan serta mendapatkan rank dalam search engine agar website tersebut yang tampil sehingga mendapatkan banyak kunjungan. Sebenarnya SEO ditemukan sudah lama , menurut Danny Sulliva sebagai pendiri editor search engine land pada saat itu menjabat sebagai Chief Content Officier istilah SEO atau Search Engine Optimization digunakan pada tanggal 26 juli 1997, oleh sebuah pesan spam pada situs usenet.

Apa tujuan SEO?

Tujuan dari SEO sendiri adalah untuk menempatkan sebuah situs/web pada posisi teratas/halaman pertama dari hasil pencarian berdasarkan keyword atau kata kunci yang tepat ditargetkan. Dimana hal ini nantinya akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan visitor atau pengunjunag

Bagaimana SEO bekerja?

Saat itu algoritma mesin pencari belum kompleks seperti yang sekarang ini sehingga sangat mudah dimanipulasi. versi awal algoritma pencarian hanya berdasarkan pada informasi yang disediakan pengelola web (webmaster) melalui meta tag pada kode HTML sebuah situs. sementara itu meta tag adalah penyedia informasi sebuah situs dengan serangkaian kata kunci. biasanya sebagian webmaster memanipulasi meta tag dengan menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan isi artikel tersebut.

Apa kerugian yang ditimbulkan?

Beberapa webmaster memanipulasi meta tag dengan menuliskan kata kunci yang tidak relevan atau tidak sesuai dengan konten situs yang sebenarnya. Hal ini menimbulkan kesalahan pemeringkatan dan penempatan situs tersebut pada mesin pencari. Ketidakakuratan hasil pencarian ini tentunya menimbulkan kerugian bagi mesin pencari serta para pengguna internet yang sedang mencari informasi yang berkualitas dan relevan.

Bagaimana pemecahan masalah SEO yang tidak sesuai dengan isi?

Berawal dari sinilah dua mahasiswa ilmu komputer dari Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin merubah sejarah SEO yang masih salah kaprah dengan membangun Backrub yaitu mesin pencari sederhana yang mengandalkan sistem alogaritma yang diberi nama PageRank. Dimana PageRank itu sendiri adalah sebuah fungsi matematika kompleks berwujud kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu situs dan menganalisa kualitas dari masing –masing link itu.

Melalui sistem inilah sejarah SEO mulai mengalami perbaikan kualitasnya. Dengan menggunakan PageRank yang memberikan peringkat maka bisa dikatakan semakin tinggi PageRank, maka semakin tinggi pula kualitas dari sebuah situs. Tapi link - link yang mengarah ke suatu situs juga patut diperhatikan dari segi kualitas untuk memeperoleh PageRank yang bagus. Contohnya link berkualitas tinggi diantaranya Yahoo.com, DMOZ, BING dan lain – lain.

Akhirnya pada tahun 1998, barulah Larry Page dan Sergey Brin mendirikan Google, yaitu versi lanjutan dari Backrub. Dan hanya membutuhkan waktu singkat saja Google memperoleh kepercayaan bagi pengguna internet karena memberikan hasil pencarian yang cepat, berkualitas dan akurat. Disamping itu pula PageRank yang anda kenal sampai saat ini menjadi saksi sejarah SEO dan menjadi standar bagi mesin pencari lain atau webmaster untuk penilain dari nila PageRank itu sendiri hingga bisa menempati posisi tertinggi dalm hasil pencarian.


Demikianlah yang saya bisa share tentang sejarah SEO, apa itu SEO dan Bagaimana SEO itu bekerja,, Sekian dan Terimakasih





Sumber: http://www.hitznee.com/2013/05/sejarah-seo-search-engine-optimization.html

http://berguruseo.blogspot.com/2013/06/sejarah-dan-asal-mula-ilmu-seo.html

http://biscer.blogspot.com/2014/02/sejarah-seo-sampai-sekarang.html

MEA ( Masyarakat Ekonomi ASEAN)

Tentang MEA atau AEC (ASEAN Economic Community)
 
Kepanjangan dari MEA adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN yaitu suatu perdagangan bebas antara negara-negara di ASEAN, Indonesia adalah salah satu negara dari 9 telah menyepakati perjanjian MEA.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah realisasi tujuan akhir dari integrasi ekonomi yang dianut dalam Visi 2020, yang didasarkan pada konvergensi kepentingan negara-negara anggota ASEAN untuk memperdalam dan memperluas integrasi ekonomi melalui inisiatif yang ada dan baru dengan batas waktu yang jelas. dalam mendirikan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), ASEAN harus bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip terbuka, berorientasi ke luar, inklusif, dan berorientasi pasar ekonomi yang konsisten dengan aturan multilateral serta kepatuhan terhadap sistem untuk kepatuhan dan pelaksanaan komitmen ekonomi yang efektif berbasis aturan.
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan membentuk ASEAN sebagai pasar dan basis produksi tunggal pada akhir 2015 nanti agar membuat ASEAN lebih dinamis dan kompetitif dengan mekanisme dan langkah-langkah untuk memperkuat pelaksanaan baru yang ada inisiatif ekonomi; mempercepat integrasi regional di sektor-sektor prioritas; memfasilitasi pergerakan bisnis, tenaga kerja terampil dan bakat; dan memperkuat kelembagaan mekanisme ASEAN. Sebagai langkah awal untuk mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN,

Pada saat yang sama, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan mengatasi kesenjangan pembangunan dan mempercepat integrasi terhadap Negara Kamboja, Laos, Myanmar dan VietNam melalui Initiative for ASEAN Integration dan inisiatif regional lainnya.
Bentuk Kerjasamanya adalah :
  1. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas;
  2. Pengakuan kualifikasi profesional;
  3. Konsultasi lebih dekat pada kebijakan makro ekonomi dan keuangan;
  4. Langkah-langkah pembiayaan perdagangan;
  5. Meningkatkan infrastruktur
  6. Pengembangan transaksi elektronik melalui e-ASEAN;
  7. Mengintegrasikan industri di seluruh wilayah untuk mempromosikan sumber daerah;
  8. Meningkatkan keterlibatan sektor swasta untuk membangun Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
Pengaruh MEA terhadap teknologi informatika 

Dalam rangka menghadapi MEA ada beberapa yang mempengaruhi teknologi informatika diantaranya SDM yang berkualitas, keamanan di bidang teknologi seperti penggunaan transaksi elektronik, penggunaan taknologi transportasi yang inovatif dan cepat, menciptakan sesuatu yang baru dan sangat dibutuhkan oleh kelangsungan hidup manusia seperti transportasi tesla.


Kemkominfo mendorong agar memperbanyak Lembaga Sertifikasi Profesi, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses sertifikasi tenaga kerja khusunya dibidang TIK.

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan,“Untuk mengejar sertifikasi tenaga kerja berarti perlu didirikan sebanyak-banyaknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Karena saat ini LSP bidang TIK baru ada dua. Karena itu, kita minta dukungan dari Eko Indarjdi dari BNSP." Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman resmi Kemkominfo, Senin (2/2). - See more at: http://www.teknopreneur.com/dinamika/teknopreneur-hadapi-mea-kemkominfo-perbanyak-lsp-tenaga-kerja-di-bidang-tik#sthash.BSo23LaY.dpuf

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan,“Untuk mengejar sertifikasi tenaga kerja berarti perlu didirikan sebanyak-banyaknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Karena saat ini LSP bidang TIK baru ada dua. Karena itu, kita minta dukungan dari Eko Indarjdi dari BNSP." Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman resmi Kemkominfo, Senin (2/2). 

SDM yang berkerja di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi harus siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, karena jika SDM nasional tak siap dalam menghadapi MEA maka SDM nasional akan mengalami serbuan tenaga kerja asing yang akan mengisi tenaga kerja Indonesia dibidang TIK.

Pihaknya mendorong lebih banyak lembaga dan institusi di Tanah Air untuk memfasilitasi sertifikasi bagi tenaga kerja khususnya yang bergerak di bidang TIK.

Sertifikasi, kata dia, menjadi salah satu prasyarat untuk mendongkrak kualitas dan daya saing SDM TIK Indonesia.

"Oleh karena itu, saya menyambut baik inisiatif sejumlah lembaga pendidikan yang memfasilitasi sertifikasi TI bagi para mahasiswanya," ujar
Tifatul Sembiring.

Menkominfo sendiri rencananya akan memberikan rangkaian kuliah umum di kampus-kampus yang bekerja sama dengan kementeriannya sebagai salah satu upaya untuk membekali calon-calon SDM TIK yang akan terjun di era perdagangan bebas ASEAN.

Menanggapi hal itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan,“Untuk mengejar sertifikasi tenaga kerja berarti perlu didirikan sebanyak-banyaknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Karena saat ini LSP bidang TIK baru ada dua. Karena itu, kita minta dukungan dari Eko Indarjdi dari BNSP." Hal tersebut seperti yang dikutip dari laman resmi Kemkominfo, Senin (2/2). - See more at: http://www.teknopreneur.com/dinamika/teknopreneur-hadapi-mea-kemkominfo-perbanyak-lsp-tenaga-kerja-di-bidang-tik#sthash.BSo23LaY.dpuf

Senin, 01 Juni 2015

Hobi

Hobi adalah suatu tingkah laku atau kegiatan yang di sukai oleh individu/kelompok, menurut KBBI hobi adalah kegemaran; kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama.
semenjak sekecil saya suka sekali bermain game, sampai menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game, memang bermain game itu tidak baik dalam jangka waktu yang lama, namun jika sudah menjadi hobi itu sulit untuk dihilangkan.
sudah banyak sekali game yang saya mainkan, tidak hanya video game saja yang saya main kan, seperti bermain game bersama teman sewaktu kecil, seperti lomba dan lain sebagainya.

Untuk prestasi non akademik mungkin yang saya punya hanya mendapat juara 1 ketika lomba di hari kemerdekaan Indonesia.

Human & Computer Interaction

Pengertian HCI


  • HCI adalah kepanjangan dari Human Computer Interaction adalah sekumpulan proses, dialog, dan kegiatan/tugas/task dimana pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan komputer. Saat kita menggunakan komputer, kita sedang berinteraksi dengan komputer. Di waktu ini kita sedang memberikan perintah kepada komputer, dan sistem komputer menerima perintah kemudian ditanggapinya hingga pekerjaan kita selesai.
  • Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai “set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer”. ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut: human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them. ” Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian HCI tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya.
  • Human Computer Interaction (HCI = IMK) merupakan studi tentang interaksi antara manusia, komputer dan tugas/task. 
Tujuan HCI
Untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan utilitas mengacu kepada fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya. Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sistem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.

 Task Analysis

Analisis tugas: menggambarkan tugas-tugas fisik dan rencana kognitif diperlukan dari pengguna untuk mencapai tujuan pekerjaan tertentu. 
Task Analysis adalah alat bantu yang amat berguna dalam proses awal desain interface dalam interaksi manusia dan komputer.  Task Analysis berguna untuk:
1 .menyediakan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan desain.  
2. sebagai dasar untuk mengevaluasi desain dari sistem. 
Task Analysis memfokuskan desain pada task dan tujuan (goal) dari user, metode untuk mencapai tujuan tersebut, yang hasilnya adalah desain dari sistem yang lebih baik dan usable.
Metode Task Analisis
•Task decomposition:  suatu task dipecah menjadi sub-task yang berurutan
•Knowledge based techniques: menekankan pengetahuan dari user tentang objek dan aksi yang dibutuhkan dalam task tersebut 
•Entity-relation based analysis: berdasarkan objek, penekanan pada identifikasi dari entity, relationship dan kegunaannya

Tahapan Tahapan Task Analysis
 Pada tugas analisis ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk menghasilkan tugas analisis yang baik, benar dan berguna. Tahapan tersebut adalah sebagai berikut : 
1. Overview 
    Overview atau dalam bahasa indonesia adalah peninjauan luas dari masalah yang akan kita analisis.

2. Utility
    Utility merupakan salah satu dari tahapan task anlysis. Pada Utility berisi bahwa tugas ini akan diperlukan atau akan bermanfaat untuk siapa.
3. Type of Task Analysis
  • Dekomposisi Tugas : memilah tugas ke sub-tugas beserta urutan pelaksanaannya
  • Teknik bernasis pengetahuan : melihat apa yang harus diketahui oleh user tentang objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan bagaimana pengetahuan itu diorganisasikan
  • Analisa berbasis Relasi-Entitas :  pendekatan berbasis objek, dimana penekanannya pada identifikasi aktor dan objek, relasi dan aksi yang dilakukan. 
4. Source and Use

    Analisis tugas memungkinkan kita membuat suatu struktur data mengenai tugas, dan hasilnya akan baik jika didukung oleh sumber data yang baik pula.

 Notation tentang CTA

"Cognitive Analisis Tugas adalah perpanjangan dari teknik analisis tugas tradisional untuk menghasilkan informasi tentang pengetahuan, proses berpikir dan struktur tujuan yang mendasari kinerja tugas diamati."

Analisis tugas kognitif (CTA) menggunakan berbagai strategi wawancara dan observasi untuk menangkap gambaran dari pengetahuan yang ahli gunakan untuk melakukan tugas-tugas yang kompleks. Tugas-tugas kompleks didefinisikan sebagai mana kinerja memerlukan penggunaan terpadu dari kedua dikendalikan (sadar, konseptual) dan otomatis (sadar, prosedural atau strategis) pengetahuan untuk melakukan tugas-tugas yang sering memperpanjang selama berjam-jam atau hari (see van Merriƫnboer, Clark, & de Croock, 2002).

Jenis Kognitif Tugas Analisis Saat ini di Gunakan
 
Para peneliti telah mengidentifikasi lebih dari 100 jenis metode CTA sedang digunakan, yang dapat membuat sulit bagi praktisi pemula untuk memilih metode yang tepat(Cooke, 1994). Jumlah dan berbagai metode CTA terutama disebabkan jalur beragam bahwa perkembangan CTA telah diambil. Ini memiliki asal-usul dalam analisis tugas perilaku, pekerjaan awal menentukan antarmuka sistem komputer, dan dalam aplikasi-masing militer dengan tuntutan sendiri, menggunakan, dan basis penelitian. Selama dua puluh tahun terakhir, CTA telah semakin diinformasikan oleh kemajuan ilmu pengetahuan kognitif dan telah menjadi komponen penting untuk desain sistem dan pelatihan di banyak domain. Bertambahnya sastra menggambarkan metode CTA, aplikasi, dan hasil mencerminkan aplikasi beragam dan pengembangan metode CTA.
Cooke (1994) yang melakukan salah satu ulasan yang lebih luas dari CTA. Dia mengidentifikasi tiga  teknik: 
(a) observasi dan wawancara,
(b) proses tracing, dan 
(c) teknik konseptual.

 Wei dan Salvendy (2004) meninjau metode CTA memperkenalkan keempat model-yang resmi simulasi untuk model tugas dalam domain kognitif. Review mereka jauh berbeda dari orang lain dengan memberikan pedoman praktis tentang bagaimana menggunakan klasifikasi metode CTA untuk memilih teknik yang tepat untuk mencapai berbagai tujuan.

Meskipun ada banyak jenis metode CTA, sebagian besar analis pengetahuan mengikuti proses lima tahap (Chipman et al, 2000;. Clark, 2006; Coffey & Hoffman, 2003; Cooke, 1994; Hoffman, Shadbolt, Burton, & Klein, 1995 ; Jonassen dkk, 1999).. Lima langkah umum di sebagian besar metode CTA dominan dilakukan dalam urutan berikut:1) Kumpulkan pengetahuan awal2) Mengidentifikasi representasi pengetahuan3) Terapkan metode pengetahuan elisitasi terfokus4) Menganalisis dan memverifikasi data yang diperoleh5) hasil Format untuk aplikasi dimaksudkan



 

Sumber:
link          :  http://belajarhci.blogspot.com/2013/01/pengertian-hci-human-computer.html
pdf           :  IMK1_Introduction HCI_New.pdf
link          :  http://nfriskila.blogspot.com/2015/04/task-analysis.html
paper pdf :  Cognitive Task Analysis